Jostar.id
Portfolio
Android & Web · Pemerintahan · 2026

SIDAKAR — Deteksi Dini & Pelaporan Kebakaran Hutan dan Lahan Papua Barat

SIDAKAR (Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan) adalah sistem peringatan dan deteksi dini karhutla milik Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, tersedia di Android dan web dengan data yang sama. Tantangannya khas Papua Barat: hutan luas, kampung yang berjauhan, dan sinyal yang sering hilang — sementara data titik panas satelit sudah ada di SIPONGI, sistem pemantauan karhutla nasional, tapi belum tersambung ke tindakan di lapangan. SIDAKAR menyambungkan seluruh alurnya: satelit mendeteksi, warga dan petugas melapor, tim memverifikasi dan memadamkan, lalu semuanya tercatat sebagai data provinsi. Warga cukup membuka aplikasi dan menekan Lapor Karhutla — tanpa akun — lalu mengirim foto dan titik GPS; kalau sinyal tidak ada, laporan disimpan di HP dan terkirim sendiri begitu tersambung. Petugas lapangan (MPA, MMP, KTH) mencatat pemadaman, patroli, dan penyadartahuan; staf KPH mengelola laporan, publikasi, dan berita; pengelola memverifikasi akun dan menyusun rekap indikasi luas karhutla per kabupaten. Tangkapan layar di halaman ini memakai data contoh.

Platform
Android · Web
Tahun
2025–2026
Industri
Pemerintahan / Kehutanan & Kebencanaan
Peran
Full-cycle: arsitektur, aplikasi Flutter Android & web, Cloud Functions pengambil data satelit, pelaporan offline, aturan keamanan & pengujian

Manfaat di lapangan

Apa yang berubah bagi orang yang memakainya setiap hari.

  1. 01

    Laporan tetap sampai, meski tanpa sinyal

    Banyak titik api muncul jauh dari jangkauan sinyal. Laporan beserta fotonya disimpan dulu di HP, lalu terkirim sendiri begitu HP kembali tersambung — pelapor tidak perlu mengulang apa pun.

  2. 02

    Warga bisa melapor dalam hitungan menit

    Tanpa membuat akun: foto kejadian, titik koordinat dari GPS HP, lalu kirim. Semakin mudah melapor, semakin cepat api diketahui petugas.

  3. 03

    Petugas tahu wilayah mana yang didahulukan

    Titik panas dari lima satelit diambil dari SIPONGI tiap 10 menit, lalu dipetakan per kabupaten dan tingkat kepercayaan — bukan sekadar angka, tapi daftar wilayah yang perlu dicek lebih dulu.

  4. 04

    Seluruh kegiatan pengendalian tercatat

    Pemadaman, patroli, dan penyadartahuan dicatat langsung dari lapangan beserta tim, personil, sarana, kendala, dan dokumentasi — dan tiap laporan warga jelas statusnya: sudah ditangani atau belum.

  5. 05

    Rekap provinsi tanpa merangkum ulang

    Indikasi luas karhutla per kabupaten per tahun tersusun di satu tempat dan bisa diekspor ke PDF untuk laporan dinas, tanpa mengumpulkan ulang berkas dari tiap kabupaten.

  6. 06

    Tren tahunan jadi bahan perencanaan

    Grafik hotspot bulanan sejak 2019 memperlihatkan bulan-bulan rawan, sehingga patroli dan penyadartahuan bisa disiapkan sebelum musim kebakaran tiba.

Tampilan aplikasi

Klik gambar untuk memperbesar — geser kiri/kanan untuk berpindah.

Sambutan — warga bisa langsung Lapor Karhutla tanpa masuk akun
Beranda — pantauan hotspot 48 jam dan ringkasan laporan untuk petugas
Sebaran hotspot — titik panas satelit per tingkat kepercayaan
Data hotspot — peringkat kabupaten dengan titik panas terbanyak
Grafik — tren hotspot bulanan untuk membaca bulan-bulan rawan
Laporan Dalkarhutla — lima jenis laporan dengan progres penanganan
Form Lapor Karhutla — pelapor, lokasi, foto, dan isi laporan
Indikasi luas karhutla — rekap per kabupaten per tahun, ekspor PDF

Fitur utama

Lapor Karhutla tanpa akun

Dari halaman sambutan, siapa pun bisa melapor kejadian beserta foto, lokasi, dan titik GPS — nama pelapor boleh dikosongkan karena sebagian warga ragu menyebut identitas.

Pelaporan offline

Laporan dan foto tersimpan di HP, tampil di halaman Laporan Saya, lalu terkirim otomatis saat aplikasi dibuka, sinyal kembali, atau pengguna masuk akun.

Peta & data hotspot satelit

Sebaran titik panas 48 jam terakhir dari lima satelit, dengan filter tingkat kepercayaan dan satelit, serta peringkat kabupaten dengan titik terbanyak.

Grafik tren bulanan

Jumlah titik panas per bulan dibandingkan antar tahun, per satelit dan tingkat kepercayaan — lengkap dengan total, bulan puncak, dan jumlah bulan aktif.

Lima jenis laporan Dalkarhutla

Kejadian karhutla, pemadaman, patroli, penyadartahuan, dan kegiatan lain — masing-masing dengan kolom tim, personil, sarana, luas, kendala, strategi, dan dokumentasi.

Status penanganan & verifikator

Setiap laporan kejadian ditandai belum atau sudah ditangani, lengkap dengan petugas yang memverifikasi — terlihat sebagai progres di halaman laporan.

Indikasi luas karhutla & PDF

Rekap luas indikasi karhutla per kabupaten per tahun, dengan grafik tren, pencarian, dan ekspor PDF untuk laporan resmi.

Pusat publikasi & berita

Staf mengunggah peta rawan karhutla, laporan patroli, laporan pemadaman, dan laporan sarana prasarana, serta menerbitkan berita untuk masyarakat.

Empat peran & verifikasi akun

Masyarakat, petugas lapangan, administrasi (KPH dan instansi mitra), dan pengelola — akun petugas aktif setelah diverifikasi pengelola.

Sorotan teknis

Bagian canggih di balik layar yang membuat sistem ini bekerja mulus.

  • Cloud Function terjadwal mengambil titik panas 48 jam terakhir dari SIPONGI setiap 10 menit, lalu membaginya ke dokumen Firestore berisi maksimal 1.500 titik. Satu instans saja supaya tidak pernah ada dua pemanggilan bersamaan, dan saat SIPONGI gagal, aplikasi tetap menampilkan data terakhir yang berhasil diambil.
  • Server SIPONGI hanya mengizinkan 3 permintaan per menit dan 15 per jam. Versi lama mengirim 12 permintaan per tahun data sehingga banyak bulan gagal diam-diam dan tampil nol; kini satu tahun cukup satu permintaan, disimpan berlapis (memori, perangkat, Firestore bersama), dan tahun yang sudah selesai diambil sekali untuk semua pengguna.
  • Antrean laporan offline: tiap laporan satu folder di HP berisi data dan salinan foto — karena berkas asli kamera bisa dihapus sistem kapan saja. Pengiriman yang terputus di tengah jalan dikembalikan ke antrean, dengan jeda percobaan ulang supaya server tidak dibanjiri.
  • Pelapor tanpa akun membuktikan bahwa foto susulan memang miliknya lewat kode rahasia yang hanya ada di HP-nya; server hanya menyimpan hash-nya. Cloud Function lalu menggabungkan foto itu ke laporan, sehingga pelapor tidak pernah perlu hak menyunting dokumen laporan.
  • Aturan keamanan Firestore menolak semuanya secara default: peran dan status verifikasi tidak bisa diubah pemilik akun, dan satu-satunya penulisan tanpa login adalah laporan kejadian dengan bentuk data yang divalidasi ketat — diuji otomatis di emulator Firebase.
  • Definisi laporan dan daftar kabupaten yang sebelumnya disalin di sepuluh berkas — dan sempat berbeda isinya — disatukan jadi satu skema, dengan nama kolom Firestore lama dipertahankan supaya data yang sudah tersimpan tetap terbaca.

Tech stack

FlutterDartFirebase AuthCloud FirestoreFirebase StorageCloud Functions (Node.js 22)Firebase Cloud MessagingAPI SIPONGIGoogle Mapsflutter_blocSyncfusion ChartsDioconnectivity_pluspdf / printing

Mau aplikasi seperti ini untuk bisnismu?

Kami sudah pernah membangun sistem seperti SIDAKAR dari nol sampai dipakai. Ceritakan kebutuhanmu — konsultasi awal gratis, tanpa komitmen.