Jostar.id

Bikin Video dari Foto Produk Online

Unggah foto produkmu, AI menuliskan naskah jualannya, membacakannya dengan suara Indonesia, lalu merangkainya jadi video 9:16 ber-subtitle — siap unggah ke TikTok, Reels, atau Shorts.

Coba Bikin Video dari Foto Produk

Daftar dapat 20 kredit gratis — langsung bisa download.

Kenapa repot kalau bisa otomatis

Punya foto produk, tapi tidak punya video

TikTok Shop dan Reels menampilkan video jauh lebih sering daripada foto. Padahal merekam video produk berarti menyiapkan pencahayaan, memegang kamera, dan mengulang berkali-kali sampai bicaranya tidak keliru.

Bingung mau bicara apa di depan kamera

Kebanyakan orang bukan tidak bisa merekam — mereka tidak tahu harus berkata apa. Halaman kosong itu penghambat yang sesungguhnya, dan hasilnya konten yang cuma membaca ulang deskripsi produk.

Tidak nyaman menampilkan wajah atau suara sendiri

Banyak penjual enggan tampil, dan itu wajar. Tanpa wajah, satu-satunya jalan adalah video yang mengandalkan gambar produk dan suara — dan menyusunnya manual memakan waktu berjam-jam di aplikasi edit.

Sudah bikin, tapi tidak ada yang menonton sampai habis

Biasanya bukan salah produknya, tapi tiga detik pertamanya. Video yang dibuka dengan 'halo teman-teman' kehilangan penonton sebelum produknya sempat muncul.

Fitur utama

Naskah ditulis dari fotonya

AI membaca foto produkmu — warna, bentuk, tulisan di kemasan — lalu menulis naskah jualan dari yang benar-benar terlihat. Bukan template isian.

Menjual, bukan mendeskripsikan

Naskahnya mulai dari masalah pembeli, menjawab satu keraguan terbesar, lalu menutup dengan ajakan. Bukan daftar spesifikasi yang dibacakan.

Suara Indonesia, delapan pilihan

Dengarkan contoh tiap suara sebelum memilih — gratis, tanpa memotong kredit.

Gambar berganti pas kalimatnya berganti

Bukan mengikuti ketukan musik yang tidak tahu isi kontennya. Penonton melihat hal yang sedang dibicarakan.

Produkmu tidak terpotong

Foto persegi atau lanskap ditampilkan utuh di bingkai 9:16, dengan latar buram dari foto itu sendiri.

Semua bisa kamu ubah dulu

Naskah, hook, ajakan, sampai subtitle — kamu koreksi sebelum ada video yang dibuat. Kredit dipotong belakangan.

Cara pakai Bikin Video dari Foto Produk

1

Unggah foto produk

Boleh tanpa mengetik apa pun. Tapi kalau kamu tambahkan harga, ukuran, dan bahannya, naskahnya jadi jauh lebih menjual — karena itulah fakta yang membuat orang membeli.

2

Periksa dan perbaiki naskahnya

Pilih satu dari tiga hook, ubah kalimat yang kurang pas. Kamu yang paling tahu produkmu. Tahap ini tidak memotong kredit.

3

Pilih suara, lalu buat videonya

Dengarkan contoh suaranya, buat voice-over, unggah foto ukuran asli, dan videonya dirangkai lengkap dengan subtitle.

Cara membuat video produk yang ditonton sampai habis

Tool ini mengurus bagian teknisnya, tapi hasil akhirnya tetap ditentukan bahan yang kamu berikan. Empat hal berikut yang paling menentukan.

01
Beri fakta, bukan kata sifat
Naskah yang bagus dibangun dari angka: '89 ribu', 'ready L dan XL', 'katun rayon'. Foto memberi tampilannya, tapi harga dan ukuran hanya kamu yang tahu. Tanpa itu naskahnya cuma bisa memuji tampilan — dan pujian tidak menjual.
02
Tiga detik pertama menentukan sisanya
Kamu diberi tiga pilihan hook dari sudut berbeda: masalah pembeli, harga, dan hasil akhir yang diinginkan. Pilih yang paling menusuk bagi pembelimu — bukan yang paling sopan.
03
Foto yang tajam, bukan tangkapan layar
Videonya berukuran 1080x1920 dan gambarnya bergerak perlahan mendekat. Foto beresolusi kecil atau hasil tangkapan layar akan terlihat pecah saat diperbesar. Pakai foto asli dari kamera atau galeri.
04
Satu video, satu produk
Naskah yang menjual satu barang jauh lebih kuat daripada yang menyebut lima sekaligus. Kalau produkmu banyak, buat beberapa video pendek — bukan satu video panjang.

Siapa yang biasanya memakainya

Penjual TikTok Shop & Shopee

Foto katalog yang sudah ada diubah jadi video produk tanpa merekam ulang apa pun.

Reseller & dropshipper

Foto dari supplier dijadikan video dengan naskah dan suara sendiri, jadi tidak seragam dengan reseller lain.

UMKM makanan & kerajinan

Beberapa foto produk jadi satu video pendek untuk Reels, tanpa perlu jasa editor.

Admin sosial media

Beberapa varian naskah untuk produk yang sama, dibuat dalam hitungan menit alih-alih setengah hari.

Pertanyaan umum

Berapa biayanya?
Satu video utuh memakai 18 kredit: 3 untuk naskah, 5 untuk suara, 10 untuk videonya. Setiap akun baru dapat 20 kredit gratis saat daftar — jadi video pertamamu tidak berbiaya. Setelah itu kredit bisa diisi ulang mulai Rp25.000 untuk 100 kredit.
Kredit dipotong kapan?
Tiap langkah dipotong setelah hasilnya jadi, bukan sebelumnya. Kalau gagal, tidak ada potongan. Mendengarkan contoh suara dan menyunting naskah tidak memotong kredit sama sekali — kamu bisa memperbaiki naskahnya berkali-kali sebelum memutuskan lanjut.
Perlu berapa foto?
Minimal satu, paling banyak delapan. Idealnya sebanyak jumlah kalimat di naskah, supaya tiap kalimat punya gambarnya sendiri. Kalau fotonya lebih sedikit, foto yang ada akan dipakai ulang dengan arah gerakan berbeda.
Suaranya suara manusia atau AI?
AI, dan kami tidak menyamarkan itu. Tersedia delapan suara Bahasa Indonesia — empat pria, empat wanita — dan kamu bisa mendengarkan contoh tiap suara sebelum memilih, tanpa biaya.
Apakah AI-nya bisa mengarang soal produk saya?
Dilarang keras di dalam sistemnya: naskah hanya boleh memakai apa yang terlihat di foto dan apa yang kamu tulis. Kalau harga atau bahannya tidak kamu sebutkan, keduanya tidak akan disebut. Meski begitu, tetap baca naskahnya sebelum dipakai — kamu yang menanggung janji itu di depan pembelimu, jadi hapus klaim apa pun yang tidak bisa kamu buktikan.
Videonya seperti apa bentuknya?
Berukuran 1080x1920 (9:16, tegak), foto-fotomu bergerak perlahan dengan transisi halus, suara voice-over, dan subtitle yang menempel di gambar. Berganti gambar tepat saat kalimatnya berganti. Belum ada musik latar.
Foto saya disimpan?
Foto untuk menulis naskah tidak disimpan sama sekali — dikirim ke model, dipakai, dibuang. Foto untuk videonya dihapus segera setelah videonya jadi. Video hasilnya tersimpan 3 hari, jadi unduh sebelum masa itu habis.
Bisa dipakai untuk jasa, bukan barang?
Bisa, selama kamu punya gambar yang layak ditampilkan — foto hasil pekerjaan, tangkapan layar, atau dokumentasi. Tapi tool ini paling kuat untuk produk fisik yang fotonya sudah ada.

Siap coba Bikin Video dari Foto Produk?

Daftar dapat 20 kredit gratis. Langsung jadi PDF rapi.

Mulai Sekarang

Butuh sistemnya, bukan cuma tool-nya?

Tools ini kami bangun sendiri. Di luar itu, pekerjaan utama Jostar adalah membuat aplikasi dan website custom untuk bisnis di Indonesia — dari ide sampai siap dipakai pelanggan.