Jostar.id
← Semua template Excel Gratis · file .xlsx

Template Excel stok barang masuk & keluar

Cukup catat barang datang dan barang keluar — stok akhir, nilai stok, dan daftar barang yang harus dipesan lagi terhitung sendiri. Tidak perlu menyusun rumus dari nol.

Unduh gratis

Yang terhitung sendiri

  • Stok akhir per barang dari stok awal + masuk − keluar
  • Status Aman / Pesan lagi / Habis berwarna
  • Stok berjalan di setiap transaksi — merah kalau jadi minus
  • Nilai stok berdasarkan harga beli
  • Daftar belanja barang yang harus dipesan
  • 5 barang paling banyak keluar per bulan

Cocok untuk: Toko kelontong & grosir · Toko bangunan dan sparepart · Gudang kecil, dapur usaha makanan

Unduh Template Stok Barang

Gratis. Kontakmu kami simpan untuk mengirim file ini dan sesekali menanyakan apakah templatenya terpakai — tidak dibagikan ke pihak lain. Kebijakan privasi.

Isi sheet Barang

Potongan dari data contoh di dalam file. Kolom kuning kamu isi, kolom abu-abu terisi sendiri oleh rumus.

KodeNama BarangStok AwalMinimumMasukKeluarStok AkhirStatus
BRG-001Beras Premium 5 kg205101713Aman
BRG-002Minyak Goreng 2 L3010241242Aman
BRG-003Gula Pasir 1 kg25100178Pesan lagi

Isi file

Sheet

Barang

Daftar barang, stok awal, stok minimum, dan harga beli. Stok akhir, status, dan nilai stok otomatis.

Sheet

Transaksi

Satu baris per barang masuk atau keluar. Nama barang dan stok setelah transaksi terisi sendiri.

Sheet

Rekap

Ringkasan bulan, daftar yang harus dipesan, dan 5 barang paling banyak keluar.

Sheet

Petunjuk

Cara pakai langkah demi langkah dan arti warna sel.

Cara pakai

  1. 01

    Isi daftar barang: kode, nama, satuan, stok hasil hitung fisik hari ini, stok minimum, dan harga beli.

  2. 02

    Setiap barang datang atau terjual, catat satu baris di sheet Transaksi: tanggal, kode, Masuk/Keluar, jumlah.

  3. 03

    Buka sheet Rekap untuk melihat apa yang harus dipesan dan barang mana yang paling laku bulan ini.

Petunjuk lengkap ada di sheet Petunjuk di dalam file. Kapasitas: 200 jenis barang dan 2.000 baris transaksi.

Kapan Excel ini tidak cukup lagi

Template ini sengaja dibuat sederhana. Kalau beberapa tanda di bawah sudah terjadi, masalahnya bukan di rumusnya — Excel memang bukan alat untuk itu.

  • Lebih dari satu orang mencatat bersamaan, dan file mulai saling timpa atau beda versi.
  • Barang ada di beberapa gudang atau cabang dan stoknya harus dipantau dari satu tempat.
  • Penjualan sudah lewat kasir, tapi stok masih diketik ulang setiap malam.
  • Kamu ingin tahu stok dari HP saat tidak di toko, atau diingatkan begitu stok menipis.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana menentukan stok minimum?▾

Hitung berapa yang biasanya laku per hari, kalikan dengan berapa hari supplier butuh untuk mengirim. Laku 2 per hari dan kiriman butuh 3 hari berarti minimum 6. Begitu stok menyentuh angka itu, statusnya berubah jadi "Pesan lagi".

Kenapa stok di sheet Transaksi bisa merah?▾

Merah berarti stok jadi minus setelah transaksi itu — hampir selalu karena salah pilih kode barang, salah jumlah, atau barang masuk belum dicatat. Periksa baris itu dan beberapa baris sebelumnya.

Apakah template ini gratis?▾

Gratis. Isi nama dan nomor WhatsApp, lalu file langsung terunduh. Kami sesekali menanyakan apakah templatenya terpakai — tidak ada tagihan dan kontakmu tidak dibagikan ke pihak lain.

Bisa dibuka di Google Sheets atau Excel versi lama?▾

Bisa. Rumusnya hanya memakai fungsi yang ada sejak Excel 2007 — tidak ada XLOOKUP atau fungsi baru lain — jadi berjalan di Excel 2007 ke atas dan Google Sheets. Unggah filenya ke Google Drive lalu buka dengan Google Sheets.

Boleh saya ubah kolom atau tampilannya?▾

Boleh, file ini milikmu. Sel kuning untuk diisi, sel abu-abu berisi rumus — kalau menambah kolom, hindari menghapus atau menimpa sel abu-abu supaya hitungannya tetap benar.

Template lainnya

Sudah sampai di titik itu?

Template ini cukup untuk satu toko dengan satu orang pencatat. Begitu stok perlu tersambung ke kasir atau dipantau di beberapa lokasi, yang dibutuhkan adalah sistem — bukan file yang lebih besar.

Belum tahu fitur apa saja yang dibutuhkan? Ceritakan idemu, kami rumuskan.